Panduan Wisata di Jogja dan Sekitarnya

DIY Yogyakarta sering disebut sebagai salah satu provinsi yang berhasil menarik perhatian banyak orang. Baik itu wisatawan lokal, bahkan wisatawan dari negeri nun jauh disana. Semua tertarik berkunjung ke tempat wisata di Jogja.

Namun, tahukah kamu alasan mengapa mereka begitu sering berkunjung ke tempat tersebut? Kata pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, jadi kalau kamu belum pernah berkunjung kesana dan pengen tahu apa sih yang menarik tentang Jogja, kayaknya oke nih kalau kamu mengubek ubek info dulu tentang kota ini.

Dan untuk memudahkanmu mendapat info tentang serba-serbi Kota Budaya ini, berikut ulasan lengkap tentang gimana cara berkunjung ke Yogyakarta. Termasuk dengan akomodasi serta berbagai tempat wisata di Jogja yang super keren.

Pilihan Editor

Daftar Isi

  • Mengenal Provinsi Yogyakarta
  • Transportasi Menuju Ke Yogyakarta
  • Transportasi dalam Kota untuk Wisata di Yogyakarta
  • Tempat Wisata Jogja Populer
  • Wisata Kuliner Yogyakarta
  • Akomodasi dan Hotel di Jogja
  • Hal hal yang Perlu Diperhatikan Saat Wisata di Jogja
  • Sudah Siap Mengunjungi Tempat Wisata di Jogja?

Mengenal Provinsi Yogyakarta

Letak Geografis

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terletak bersebelahan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudra Hindia. Di sebelah barat, ia berbatasan dengan Kabupaten Purworejo. Di sebelah tenggara dan barat laut, ia bersebelahan dengan Kabupaten Wonogiri dan Magelang.

Provinsi ini memiliki 1 kota dan 4 kabupaten. Kotanya bernama Yogyakarta juga, yang sering membuat orang bingung dengan nama provinsinya. Lalu untuk kabupatennya ada Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulonprogo, dan Kabupaten GunungKidul. Kesemua daerah tersebut berada di area seluas 3.186 km2. Cukup luas bukan?

Kenapa provinsi ini bergelar “Daerah Istimewa”? Karena sejarah Yogyakarta sudah terbentuk jauh sebelum Negara Indonesia lahir. Keistimewaan daerah ini juga diakui oleh beberapa UU pemerintah. Salah satunya UU no 22 tahun 1948.

Daerah ini sudah memiliki struktur pemerintahan yang kuat dan teroganisir berbentuk kerajaan yang sudah bersifat turun temurun sejak dulu kala sampai sekarang.

Karena itu kepala pemerintahan di Provinsi ini masih memakai gelar kebangsawanan, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono ke X.

Baca juga: Belajar Kearifan Lokal Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah

Iklim dan Cuaca

Bila ingin mengunjungi berbagai tempat wisata di Jogja yang ber-unsur outdoor, sebaiknya memperhatikan cuaca. Agar tidak menghabiskan waktu sia sia hanya berdiam diri saja dalam hotel di Jogja.

Yogyakarta memiliki 2 musim yaitu musim hujan pada bulan April – September dan musim kemarau pada bulan Oktober – Maret. Bagi mereka yang ingin mengunjungi tempat wisata alam di Jogja atau pantai, sebaiknya hindari pergi ke berwisata pada saat musim penghujan.

Pada musim penghujan, selain tidak nyaman untuk berjalan jalan, ombak di pantai pun menjadi sangat tinggi sehingga dapat membahayakan keselamatan pengunjung. Karena pengaruh angin muson, ombak di pantai pantai bisa mencapai 6 meter.

Terkait

Budaya Menarik

Tempat wisata di Jogja - JarananSumber: instagram.com/gadiiing_27/

Bila kita berbicara tentang Provinsi Yogyakarta, rasanya tak lengkap bila kita tak membahas tentang budaya setempat. Terlebih tempat ini juga sering dijuluki dengan “Kota Budaya.” Julukan tersebut tak hanya ditujukan untuk kota Yogyakarta saja, melainkan untuk keseluruhan provinsi ini.

Bahasa Jawa

Budaya masyarakat yang paling kental dan terlihat adalah penggunaan bahasa Jawa halus atau disebut Jawa krama.

Buat kamu para turis domestik, ada baiknya belajar sedikit bahasa Jawa baik Jawa dasar atau krama. Tak perlu mahir, cukup beberapa kata penting seperti matur nuwun (terima kasih), nuwun sewu (permisi), pira/pinten (berapa), dan lain lain.

Selain menambah pengetahuan, belajar Bahasa Jawa dapat membantu mendapatkan kesan baik dari warga lokal. Sehingga kamu bisa merasa di “rumah”.

Upacara Grebeg

Ada juga beberapa upacara upacara unik yang hanya ada di daerah tersebut. Salah satunya yaitu upacara Grebeg.

Sebelum dimulai upacara Grebeg, para pihak keraton dan para abdi dalem (petugas keraton) akan membuat “gunungan.” Itu adalah umpukan makanan atau hasil bumi yang disusun berbentuk gunung

Gunungan itu akan didoakan dulu oleh pihak Keraton dan para ulama di Masjid Gede Kauman. Setelah itu, gunungan akan diarak ke luar Keraton menuju ke jalanan.

Di sana, masyarakat akan menunggu untuk berebut hasil gunungan. Masyarakat setempat percaya bahwa bila mendapat hasil gunungan yang telah didoakan maka mereka juga akan mendapat berkah.

Ada 3 macam upacara Grebeg yaitu Grebeg Maulud, Grebeg Syawal, dan Grebeg Besar:

  • Grebeg Syawal dilaksanakan setelah bulan puasa atau bulan Ramadhan. Tepatnya tanggal 1 Syawal (penanggalan Jawa) atau tepatnya sehari setelah perayaan hari pertama Idul Fitri.
  • Grebeg Besar dilaksanakan pada bulan Zulhijjah untuk merayakan Idul Adha. Tanggal pelaksanaanya yaitu pada tanggal 10 bulan Jumadil Awal (penanggalan Jawa).
  • Upacara yang paling meriah adalah Grebeg Maulud untuk merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W pada tanggal 12 Rabiul Awal. Orang Jawa menyebutnya dengan “bulan Maulud”. Upacara ini diselenggarakan pada hari ke 12 bulan Maulud kalender Jawa.

Upacara Jamas Pusaka

Selain upacara Grebeg, ada juga upacara Jamasan atau memandikan pusaka. Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang sangat menjaga kebudayaannya, termasuk pusaka.

Oleh karena itu setiap Jumat Kliwon di bulan Sura (penanggalan Jawa), pihak Keraton akan mengeluarkan pusaka pusaka keramat dan kereta kereta istana untuk dibersihkan.

Pembersihannya tak cuma memakai air dan sabun. Namun memakai air dari sumber mata air tertentu dan diikuti ritual ritual khusus.

Baca juga: Cara Menyenangkan untuk Mencintai Alam lewat Eco Green Park Malang

Transportasi Menuju Ke Yogyakarta

Tak sulit untuk berkunjung ke Kota Gudeg ini. Ada beragam jalur yang bisa kamu tempuh seperti misal kendaraan pribadi, bus, kereta api dan pesawat:

Kendaraan Pribadi

Paling asyik jika jalan jalan ke Kota Yogyakarta menggunakan kendaraan pribadi. Selain cepat, kamu juga bisa memilih jalur yang kamu sukai. Jika dari Jakarta, kamu bisa memilih jalur Tol Cikopo dan Palimanan.

Bila dari Semarang, jalur yang tersedia adalah jalan Semarang-Yogyakarta dengan panjang 121,5 Km untuk sampai ke pusat kotanya.

Bus

Banyak wisatawan domestik dari wilayah sekitar Yogyakarta memilih untuk naik mobil atau bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) ke provinsi ini. Dari Solo, hanya memakan waktu 1 jam dengan bus. Dan bila dari Kota Semarang, kira kira bisa memakan waktu 3 jam.

Untuk bus AKAP akan berhenti di Terminal Jombor. Lokasi terminal ini terletak di bagian paling utara Yogyakarta atau tepatnya di Kabupaten Sleman.

Selain Terminal Jombor, ada juga Terminal Giwangan. Terminal yang berlokasi di jalan Imogiri Timur ini biasa melayani rute jarak jauh seperti dari dan ke Bali, Sumatra, Nusa Tenggara atau Riau.

Kereta Api

Tempat wisata di Jogja - Staisun LempuyanganStasiun Lempuyangan
Sumber: instagram.com/budibdy/

Provinsi ini juga bisa ditempuh melalui kereta Api. Kamu akan tiba di stasiun Tugu yang terletak di kecamatan Gondongtengen bila naik kereta api bisnis atau eksekutif.

Bila naik ekonomi atau gabungan (ekonomi bisnis), maka kamu akan tiba di Stasiun Lempuyangan yang terletak di Kecamatan Danurejan.

Pesawat

Kamu juga bisa menjangkau provinsi ini melalui jalur udara lewat Bandara Internasional Adi Sutjipto.

Selain domestik, Bandara tersebut juga melayani rute penerbangan Internasional. Namun sayangnya, sampai 2017 ini hanya bisa dari dan ke Malaysia dan Singapura saja. Bila datang dari negara lain, kamu bisa transit dahulu di Jakarta atau Denpasar.

Nah dari bandara, kamu bisa menuju hotel di jogja yang sudah kamu booking atau ke tempat wisata di Jogja via bus Trans Jogja 1A,1B,3A dan 3B. Dengan jurusan yang berbeda beda tentunya.

Terdapat juga bus DAMRI yang melayani rute ke Kebumen, Purworejo, Magelang. Kalau mau jalan jalan ke Solo atau Klaten, bisa naik kereta Prambanan Express dari sini.

Ada juga fasilitas taksi bandara. Namun, jangan kaget bila kamu dikenakan tarif yang sangat mahal sekali.

Transportasi dalam Kota untuk Wisata di Yogyakarta

Buat para pelancong yang tidak membawa kendaraan pribadi, jangan khawatir soal transportasi di Yogyakarta. Ada berbagai macam pilihan transportasi umum yang bisa disesuaikan dengan kondisi kantong kamu seperti becak, bus kota, bus Trans, delman, motor, sepeda dan taksi.

Becak

Bila ingin menikmati indahnya pemandangan Yogyakarta, becak bisa jadi moda transportasi yang bagus.

Becak banyak ditemui di sekitar Malioboro. Kendaraan beroda tiga ini mampu mengangkut dua orang dewasa dan para tukang becak mau kalo disuruh menunggu kamu belanja jika sudah ada perjanjian sebelumnya.

Agar tidak tertipu dengan tarif yang mahal, sebaiknya kamu menanyakan dahulu berapa tarifnya sebelum menaikinya. Untuk jalan jalan di Malioboro, kamu bisa menawar mulai dari harga Rp5.000

Tarif akan menjadi lebih mahal apabila tujuanmu lebih jauh, lokasi berada di tempat wisata atau musim liburan telah tiba.

Bus Kota

Untuk rute rute yang tidak dilalui bus Trans, kamu bisa mengandalkan bus kota biasa. Ada 2 jenis bus kota: yang berukuran besar dan kecil. Yang termasuk bus besar adalah Puskopkar, Aspada dan Kopata.

Tiap jurusan memiliki kode yang berbeda beda. Bus ini memiliki waktu operasi terbatas, yaitu maksimal jam 4 sore. Sedangkan bus ukuran kecil memiliki waktu operasi lebih lama yaitu pukul 6 pagi – 5 sore.

Tarif bus dimulai dari Rp4.000/orang. Dan bervariasi tergantung jarak yang ditempuh.

Bus Trans Jogja

Tempat wisata di Jogja - Trans JogjaSumber: instagram.com/transjogja/

Kalau pengen irit, bisa naik Trans Jogja aja. Ada 8 jalur bus yang siap membawa kamu berkeliling kota Yogyakarta dan Kabupaten Kabupaten sekitarnya.

Sayangnya, untuk Kabupaten Kulon Progo dan Gunung Kidul belum ada trayek bus Trans Jogja ini. Sehingga sebaiknya kamu menggunakan kendaraan pribadi saja bila ingin kesana.

Harga tiket bus ini sekitar Rp3.500/orang. Data tersebut dihimpun sampai tahun 2017. Ada 2 cara pembayaran tiket bus Trans ini yaitu; manual dan kartu.

Untuk manual, caranya dengan membeli tiket di loket loket bus Trans. Nah, untuk pembayaran via kartu kamu juga bisa membeli kartunya di loket bus Trans dan kamu bisa meng-top up-nya di tempat tersebut bila isinya hampir habis.

Dengan bus ini, kamu bisa menghemat biaya karena kamu dapat berpindah jalur bus (transit) tanpa dikenakan biaya tambahan asalkan kamu tidak keluar dari halte bus Trans.

Namun itu hanya berlaku untuk sistem sekali jalan saja. Cukup hemat, bukan?

Delman

Selain becak, ada juga moda transportasi delman. Hanya saja, delman lebih banyak ditemui di daerah pantai, tempat wisata di Jogja dan pedesaan.

Ada perhatian khusus untuk delman yang berada di objek piknik nih. Rata rata mereka memasang tarif yang amat mahal. Apalagi waktu musim liburan, tarif sekali naik bisa sampai Rp150.000.

Jadi kalau mau naik delman, sebaiknya nego dulu dengan kusirnya ya. Bisa ditawar mulai dari Rp50.000 Kalau sekiranya kemahalan, lebih baik cari kusir yang lain di tempat yan berbeda.

Motor Sewa

Bila kamu berencana untuk liburan lama di tempat ini, kamu bisa menyewa motor untuk pergi ke mana mana. Tempat penyewaan motor mudah ditemui di daerah Bantul dan Sleman.

Umumnya, tempat penyewaan motor tersebut banyak yang buka sampai jam 9 malam. Tarifnya mulai berkisar dari Rp50.000/jam dan biayanya bisa lebih murah bila disewa harian.

Sepeda

Kalau pengen rekreasi sambil jaga kesehatan, menyewa sepeda bisa jadi pilihan bagus. Di Jogja ada beberapa tempat penyewaan sepeda yang bisa kamu pilih dan biasa terletak dekat dengan tempat wisata.

Harga sewa sepeda bervariasi. Ada yang disewakan per jam, per hari atau per minggu. Tanyakan juga apakah pihak penyewaan sepeda ada paket sepeda wisata atau tidak.

Kan lumayan sembari sewa sepeda, kamu juga bisa mendapat pengalaman wisata dan rental pack berupa kotak P3K, air mineral dan sebagainya.

Untuk harga sewa biasanya dimulai dari Rp10.000/jam. Namun akan lebih murah bila disewa secara harian.

Taksi

Kalau mau yang cepat dan nyaman, kamu bisa pesan taksi. Tapi harus tahu rute-nya, kalau tidak nanti di-charge tarif yang mahal. Apalagi kalau supirnya “nakal” dengan memainkan argo kuda.

Lebih baik lagi bila kamu sudah “belajar” lokasi tujuan mu via peta elektronik. Untuk menghindari supir nakal yang memperpanjang jarak agar argo membengkak.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Bogor Puncak Paling Recommended Buat Liburan

Tempat Wisata Jogja Populer

Yogyakarta punya banyak banget tempat wisata di Jogja yang bisa kamu pilih seperti misal wisata Alam berupa pantai yang indah. Ada juga wisata budaya, wisata kuliner dan wisata malam.

Penasaran seperti apa? Simak ulasan beberapa destinasi wisata Jogja yang populer berikut ini.

Candi Borobudur

Tempat wisata di Jogja - Borobudur

Kalau mampir ke tempat wisata di Jogja jangan lupa untuk mengunjungi Candi Borobudur. Candi sakral umat Budha tersebut memang tidak tepat terletak di Yogyakarta. Namun, lokasinya berada dekat dengan provinsi tersebut.

Dari Yogyakarta, jarak yang ditempuh untuk sampai kesini sekitar 40 Km. Sesampainya disana, kamu akan disuguhi megahnya bangunan yang dirancang oleh Gunadharma ini.

Cobalah naik sampai atas. Walaupun capek, namun perjuanganmu akan sepadan dengan hasilnya. Karena dari atas, kamu akan bisa melihat pemadangan yang sangat indah.

Malioboro

Malioboro adalah sejenis jalanan panjang yang memiliki berbagai macam daya tarik. Di daerah Malioboro dan sekitarnya kamu bisa menemui pusat perbelanjaan modern ataupun tradisional.

Ada juga orang orang penjaja souvenir, oleh oleh khas Yogya sampai aneka kuliner yang lezat menggoda selera. Disini harga harganya bisa ditawar lo, karena itu sebelum membeli sebaiknya lihat lihat dulu semua kios. Siapa tahu dapat murah.

Saking ramainya, biasanya bus atau mobil pribadi tak bisa parkir langsung di Malioboro. Jadi kamu harus rela jalan kaki agak jauh ya. Kalau capek, ya bisa naik becak dari Pasar Beringharjo.

Oya jangan kesini setiap Selasa Wage ya. Karena mulai 2017, setiap Selasa Wage para penjual PKL di Malioboro tutup semua. Kan enggak lucu kalau kamu cuma bisa mlongo dalam hotel di Jogja.

Pemandian Taman Sari

Tempat wisata di Jogja - Taman SariSumber: instagram.com/egilisus/

Setelah puas berbelanja di Malioboro, kamu bisa mampir ke Pemandian Taman Sari. Di tempat wisata Jogja dekat Malioboro ini kamu bisa menikmati indahnya arsitektur jaman kerajaan jaman dahulu.

Bangunan yang terletak di Patehan ini dulunya bekas pemandian para putri putri Raja. Tak heran bila arsitekturnya didesain begitu cantik ala ala bangsawan.

Ditambah dengan beberapa jembatan dan danau buatan, tempat wisata di Jogja ini bisa jadi spot yang bagus untuk ber-foto ria.

Kalau tertarik, kamu bisa langung datang di Komplek Wisata Taman Sari Kraton Yogyakarta.

Pantai Sadranan

Tempat wisata di Jogja - SadrananSumber: instagram.com/stewinu/

Karena dekat dengan Samudra Hinda maka banyak pantai pantai indah yang dapat ditemui di provinsi ini. Salah satunya adalah Pantai Sadranan. Tempat wisata di Jogja Pantai Sadranan ini memiliki laut yang biru jernih.

Belum lagi hamparan pasir yang putih. Berbeda dengan pantai lain di provinsi ini yang berombak tinggi, ombak pantai ini sangat tenang sekali. Karena ada pembatas karang yang agak jauh, sehingga ombak tak sampai ke tepian.

Selain laut yang jernih, Anda juga bisa menikmati keindahan beragam biota laut lewat kegiatan snorkeling. Penasaran ingin mencoba? Langsung saja menuju ke tempat wisata pantai di Jogja ini ya.

Air Terjun Sri Gethuk

Puas menikmati keindahan budaya Yogyakarta, sekarang giliran menikmatinya cantiknya tempat wisata alam di Jogja. Salah satu yang sedang hits adalah Air Terjun Sri Gethuk. Emang apanya yang bagus?

Air terjun yang terletak di Gunung Kidul ini cantiknya enggak kalah dengan Grand Canyon Colorado Amerika Serikat. Bedanya yang ini biaya kesananya lebih murah. Tak hanya itu, tempatnya pun lebih cantik.

Airnya jernih, tak pernah kering dan dihiasi dengan pepohonan asri yang menghijau. Tempat wisata alam ini cocok untuk mengatasi kepenatan karena kepadatan kota.

Candi Prambanan

Tempat wisata di Jogja - Prambanan

Ingin mengenal kebudayaan Indonesia lebih dalam? Datang saja ke Candi Prambanan. Situs yang terletak di Kabupaten Sleman ini merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia.

Ada 8 candi di kompleks Candi Prambanan salah satunya adalah Candi Siwa. Dalam candi ini bersemayam sebuah arca yang konon jelmaan Roro Jonggrang yang dikutuk oleh Bandung Bandawasa.

Selain menikmati arsitektur yang megah di siang hari, Candi Prambanan juga bisa jadi pilihan menarik tempat wisata Jogja malam hari.

Jadi daripada kamu cuma nonton tv dalam hotel di Jogja pilihan kamu. Kamu bisa nonton sendratari Ramayana yang digelar pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu ini.

Museum Ullen Sentalu

Tempat wisata di Jogja - Museum Ulen sentaluSumber: website resmi museum Ulen Sentalu

Masih berbicara tentang budaya, ada tempat yang asyik banget buat dikunjungi. Tempat itu bernama Museum Ullen Sentalu. Disini, kamu akan diperkenalkan dengan serba serbi kebudayaan Keraton Yogya dan Solo.

Mulai dari pakaian adat, gamelan, benda pusaka sampai struktur kerajaan ada disini. Jangan khawatir bakal bosen karena akan ada banyak hal yang menarik perhatianmu dari tempat wisata di Jogja ini.

Seperti misal ruangan yang unik serta mistis. Pemandu yang detil menjelaskan dan hadiah minuman rahasia Keraton. Pengen coba? Kalau iya, langsung aja datang ke museum yang terletak di Jalan Kaliurang ini ya.

Baca juga: Kebun Binatang Surabaya, Tempat Wisata Edukatif di Tengah Kota

Wisata Kuliner Yogyakarta

Kalau jalan jalan ke tempat wisata di Jogja, jangan lupa untuk mencicipi makanan khas daerah ini. Apa saja itu? Langsung aja cek di bawah ini.

Gudeg

Tempat wisata di Jogja - Gudeg YogyakartaSumber: instagram.com/naidasinna/

Kalau sudah datang jauh jauh ke Kota Gudeg ya harus mencicipi sayur Gudeg. Sayur Gudeg ialah sayur yang dibuat dari buah nangka muda yang dimasak agak lama hingga terasa empuk.

Setelah itu dicampur dengan kuah santan dan dimasak sampai kuahnya habis. Kalau bahasa Jawa-nya “nyemek”.

Terkadang, Gudeg di daerah pimpinan Sultan Hamengkubuwono X ini terasa lebih manis bila dibandingkan daerah lain. Namun, itu bisa diatur sesuai selera.

Ada 3 jenis gudeg yang bisa kamu coba yaitu gudeg manggar, kering dan basah. Silahkan dipilih mana yang kamu suka.

Bakpia Pathok

Nah yang bingung mau cari oleh oleh apa untuk keluarga tersayang, bakpia pathok kayaknya pilihan yang paling cocok nih. Bakpia pathok adalah sejenis kue pastry kering dengan berbagai isian di dalamnya.

Dulunya sih cuma kacang hijau. Tapi seiring berkembangnya jaman, para penjajanya mulai menyisipkan berbagai rasa seperti keju, coklat, kacang dan lain lain.

Selain renyah, panganan ini juga awet sehingga cocok untuk oleh oleh sanak saudara yang jauh.

Pecel Pasar Beringharjo Yogyakarta

Kalau kamu lagi muter muter Malioboro dan ngerasa laper, kamu bisa mampir sebentar ke Pasar Beringharjo. Jarak kedua tempat tersebut sangat dekat, yaitu sekitar 13 menit bila jalan kaki.

Pasar tersebut terkenal sebagai tempat wisata kuliner di Jogja. Karena pilihan makanannya banyak, beragam dan unik, salah satunya pecel.

Pecel adalah sayur mayur yang direbus terlebih dahulu. Setelah matang, baru dihidangkan dengan sambal yang terbuat dari kacang yang dicampur gula merah dan bumbu lain.

Pokoknya nikmat sekali. Ini bisa menjadi cara alternatif makan sayuran bagi mereka yang tak suka makan sayur.

Sate Klathak

Siapa yang suka makan sate? Kalau kamu salah satunya, silahkan datang ke tempat asal Band Sheila On 7 ini. Karena di Jogja kamu bisa menikmati kuliner sate yang unik, yaitu Sate Klathak.

Uniknya adalah, sate ini tidak ditusuk memakai lidi, tapi memakai besi. Bumbunya juga unik, yaitu memakai garam. Dan dalam proses pemanggangan nanti, akan ada bunyi “klathak…klatak”. Pokoknya unik.

Dimana bisa ngedapetin ini? Kamu bisa muter muter di Pasar Beringharjo untuk dapat mencicipi Sate Klathak.

Akomodasi dan Hotel di Jogja

Tempat wisata di Jogja - Hotel di Jogja

Menemukan hotel di Jogja tentulah tak sulit. Mengingat tempat wisata di Jogja termasuk sangat populer di kalangan turis asing ataupun turis domestik. Karena terlalu banyak sampai bingung memilih.

Nah, untuk membantu dalam menentukan anggaran, berikut ini kita beberapa penginapan berdasar budget kamu.

Low Budget

Nah, kalau mau memilih hotel di Jogja yang bagus tapi harga bersahabat, kamu bisa main main ke daerah Prawirotaman. Di daerah tersebut, rate hotel dimulai dari Rp150.000-an.

Di daerah lain juga banyak sih sebenernya, cuma lokasinya terpisah kemana mana. Sedangkan untuk hotel di Jogja daerah Prawirotaman, lokasi hotelnya cukup dekat dan semua ber-tarif miring dengan fasilitas memadai.

Mid Budget

Hotel di Jogja untuk golongan mid budget berkisar dari Rp200.000-an sampai dengan Rp700.000-an. Kamu bisa menemui hotel hotel ber-rate rendah di daerah Gejayan, Condong Catur dan Malioboro seperti misal Grand Inna Malioboro.

Dengan lokasi yang dekat dengan stasiun Tugu dan dikelilingi oleh pusat perbelanjaan Malioboro bisa menghemat waktu Anda untuk menjelajahi tempat wisata di Jogja yang lain.

High Budget

Penginapan high budget ini cocok buat mereka yang berlibur dalam rangka tertentu, misal bulan madu. Rate hotel di Jogja yang masuk dalam kategori berbintang 5 dimulai dari budget Rp700.000-an.

Kalau untuk kenyamanan, pelayanan hotel berbintang 5 pasti tak jauh beda antara satu dengan yang lain. Yang sering menjadi pertimbangan selanjutnya dalam memilih hotel di Jogja adalah lokasi.

Baca juga: Liburan Seru dengan Mengunjungi Kebun Binatang Ragunan Jakarta

Hal hal yang Perlu Diperhatikan Saat Wisata di Jogja

Saat kamu berkunjung ke tempat wisata di Jogja, ada beberapa hal tertentu yang perlu kamu perhatikan, seperti:

Keamanan

Jangan lupa untuk selalu menjaga barang bawaan Anda. Karena di beberapa tempat wisata dengan kepadatan pengunjung yang tinggi sering berkeliaran banyak copet.

Hati Hati Jajan di Kawasan Malioboro

Bila Anda memutuskan untuk berkunjung ke tempat wisata di Jogja di Malioboro, sebaiknya berhati hati ketika memilih tempat makan. Karena ada tempat makan kaki lima yang membandrol harga ala hotel bintang lima.

Larangan Memberi Uang pada Pengemis

Tak hanya tempat tempat wisata di Jogja saja, di seluruh area di kota ini ada larangan memberi uang kepada pengemis dan pengamen. Jika kamu tertangkap basah, maka akan dikenakan denda karena peraturan ini sudah tertulis dalam PERDA.

Namun, tak apa bila ingin memberi uang pada musisi jalanan. Biasanya musisi jalanan Yogyakarta menghibur orang dengan stay di satu tempat saja, tak berpindah pindah.

Hati Hati Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan

Sebaiknya menghindari memakai baju berwarna hijau kalau kamu mau berkunjung ke Pantai Selatan. Karena menurut mitos, siapa saja yang berbaju hijau mudah terseret arus ombak dan meninggal karena dijadikan tumbal Ratu Selatan.

Benar atau tidaknya, kembali ke kepercayaan masing masing ya.

Sudah Siap Mengunjungi Tempat Wisata di Jogja?

Itu tadi serba serbi tentang cara berkunjung ke Kota Gudeg dan sekitarnya. Semoga informasi di atas bisa membuat liburanmu menjadi lebih menyenangkan.

Tetap utamakan kesehatan dan keselematan selama bepergian. Dan pastinya, tak lupa terus berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *