FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SAFETY DRIVING PADA SUPIR TRAVEL

Ahmad, A. (2017). “Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Mengemudi Tidak aman Pada Sopir Bus Trayek Jember-Kencong-Lumajang”. Skripsi. Jember : FKM UNIVERSITAS JEMBER.

Adinugroho, N., B. Kurniawan., dan I. Wahyuni. (2014). ”Faktor Yang Berhubungan Dengan Praktik Mengemudi Tidak Aman Pada Pengemudi Angkutan Kota Jurusan Banyumanik-Johar Kota Semarang”. Jurnal kesehatan masyarakat, 2 .

Amalia.(2017). “Gambaran Perilaku Keselamatan Berkendara Pada Pelajar SMA Dua Mei Ciputat Timur”. Skiripsi. Semarang : UNNES.

Annisa, H.(2016). “Analisis Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Pengetahuan, Penggunaan Jalur, Dan Kecepatan Berkendara”. Jurnal Berkala Epidemiologi. Volume 4.

Anonim, (2011). Nih, Bedanya Safety Driving dan Defensive Driving, http://mobil.otomotifnet.com/read/2011/12/05/326065/212/28/Nih-BedanyaSafety-Driving-dan-Defensive-Driving. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Anonim, (2012), Apa Beda Safety Driving dengan Defensive Driving?, http://news.detik.com/read/2012/12/16/112 804/2119708/727/apa-beda-safety-drivingdengan-defensive-driving?9922022. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Ariwibowo. (2013). “Hubungan antara Umur, Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Sikap Terhadap Praktik Safety Driving Awareness Pada Pengendara Ojek Sepeda Motor”. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 2.

AT&T, (2015), Top Ten Safe Driving Tips, https://www.att.com/Common/about_us/txting_driving/td_topten_safe_driving. pdf. Diperoleh tanggal 25 Februari 2019.

Augustie.(2017). “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Safety Driving pada Sopir Bus Di Terminal Tirtonadi”. Skripsi.Surakarta: FKM UMS.

Avendika, B., Bina, K., dan Ida, W. (2016). “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Safety Driving Pada Pengemudi Bus Ekonomi Trayek Semarang-Surabaya Di Terminal Terboyo Semarang”. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 4.

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

BIN. (2019), Kecelakaan Lalu Lintas Menjadi Pembunuh Terbesar Ketiga, http://www.bin.go.id/. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Badan Pusat Statistik. (2016) Data Kecelakaan Lalu Lintas.

Bugnin, B. (2010). Metodologi Penelitian Kuantitatif : Komunikasi, Ekonomi Dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

DepHub RI, (2011), Kecelakaan Lalu Lintas Tempati Urutan Tiga Penyebab Kematian. Jakarta: Pusat Komunikasi Publik, http://www.dephub.go.id. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Dian, P., Baju, W., dan Ekawati. (2015). “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebiasaan Mengemudi Tidak Aman Pada Sopir Angkot Daerah Tembalang Kota Semarang”. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 3.

Firmasyah, A. (2013). “Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Safety Driving Pada Pengemudi Mobil Angkutan Semen Curah di PT. Prima Karya Manunggal (PKM) Kab Pangkeptahun 2013”. Skripsi. Makasar:Universitas Hasanudin

Gahari, (2005), Berkendara Secara Aman Untuk Hindari Kecelakaan, http://www.driver.com. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Hadani, (2011), Cuaca Buruk dapat Mengakibatkan Kecelakaan, http://www.kompas.com/kompas-cetak/0997/30/sorotan/978654.htm. Diperoleh tanggal 25 Februari 2019.

Hidayat, A.A.(2010). Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif. Jakarta: Heath Books.

HSA, (2012), Safe Driving For Works Drivers Handbook, http://www.hsa.ie/eng. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Humas Polri, (2015), Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia. http://Humas.polri.go.id. Diperoleh tanggal 25 februari 2019.

Kalit, H., Ekawati., dan Ida, W. (2017). “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Safety Driving Pada Operator Forklift di Area Kerja Warehouse PT. X Jakarta”. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 5.

Martono, N. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder Edisi Revisi 2. Jakarta: Rajawali Pers.

Manurung, J, (2019), Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Safety Riding Pengemudi Ojek Online (Gojek) Di Kota Medan Sumatra Utara. http://jurnal.stikes-sitihajar.ac.id/index.php/jhsp. Diperoleh tanggal 25 Juni 2019

Mubarak, WI. (2007). Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Muthia, (2016), Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Praktik Safety Driving Pada Pengemudi Road Tank PT Petamina EP Asset 4 Field Cepu. Semarang : Universitas Diponegoro Semarang. http://ejounal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2003). Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Yogyakarta : Andi Offset.

Notoatmodjo. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.Jakarta: Rineka Cipta.

Nurcahyo, A. (2014), Faktor Yang Berhubungan Dengan Praktik Safety Driving Pada Pengemudi Angkutan Kota Jurusan Banyumanik-Johar Kota Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm. Diperoleh tanggal 10 februari 2019.

Oktarina, Sheila. (2012). “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Safety Driving pada Pengemudi Mobil Tangki Terminal BBM Medan Group PT Pertamina (Persero) Labuhan Deli Medan Tahun 2011”. Skripsi. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Pello, Darmawan Ade.(2015), Dasar-Dasar Transportasi Udara. http://ppsdma.bpsdm.dephub.go.id/web/wpcontent/uploads/2015/07/DASARDASARTRANSPORTASIUDARA.docx. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Pradipta, E. G., Suroso, S., & Suharini, E. (2014). Efektivitas BRT (Bus Rapid Transit) Trans Semarang sebagai Moda Transportasi di Kota Semarang. Geo-Image, 3(2).

Rifa’i, N. (2017). “Hubungan Antara Self Control Dengan Safety Driving Pada Pengemudi Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) Di Kota Solo”. Skripsi. Surakarta: universitas Muhammadiyah Surakarta

Rizky, Y. (2009), Faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Aman (Safety Driving) pada Pengemudi Taxi PT X Tahun 2009. Depok: Fakuktas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. http://www.digilib.ui.ac.id. Diperoleh tanggal 10 Februari 2019.

Sastroasmoro. (2014). Dasar-dasar Metodoligi Peneitian Klinis (Edisi:5). Jakarta:Sagung Seto.

Septiani, N. (2017). “Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pekerja Dalam Penerapan Safe Behavior Di PT. Hanil Jaya Steel”. The Indonesian Journal Of Occupational Safety Ang Health. Volume 6.

Tirtarahardja, U, Sulo, SLL. (2005). Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum.

Widhiarso, W. (2010). Membuat Kategori Skor Hasil Pengukuran dari Skala. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *