Traveloka PHK 100 Karyawan

Perusahaan jasa pemesanan perjalanan Traveloka memangkas sekitar 100 karyawan atau 10 persen dari total karyawannya saat ini. Kebijakan tersebut imbas pandemi virus corona baru (COVID-19). Sumber lain yang dikutip Nikkei menyatakan, sebagian karyawannya hanya digaji separuh dari biasanya. Traveloka belum merilis pernyataan resmi.

Namun, Kepala Bisnis Transportasi Traveloka Caesar Indra mengatakan, Traveloka mendapatkan permintaan pengembalian dana secara besar-besaran. Rata-rata konsumen membatalkan perjalanan wisata karena destinasi banyak ditutup terimbas pandemi COVID-19.

“Kami melihat penurunan pemesanan dalam perjalanan wisata dan permintaan masif pengembalian dana untuk perjalanan ke Thailand sejak Februari. Situasinya makin memburuk setelah itu,” ujarnya.

Berdiri sejak 2012, Traveloka menjadi salah satu unicorn asal Indonesia dengan valuasi di atas US$ 1 miliar. Traveloka telah memperluas pasar hingga Thailand, Vietnam, hingga Filipina serta Australia sejak Februari 2019. Namun sumber lain menyebut Traveloka tidak memangkas karyawan. “Kami perusahaan yang sangat disiplin dalam keuangan. Namun, pandemi corona memang memukul kami.”

Reportase : Didik Purwanto

Editor : Didik Purwanto

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *