Traveloka Akuisisi OTA Lain, Salah Satunya Pegipegi


Traveloka Akuisisi OTA Lain, Salah Satunya PegiPegi?Traveloka Akuisisi OTA Lain, Salah Satunya PegiPegi?Source: generasimandiri

Traveloka mengakuisisi beberapa startup online travel agency (OTA). Salah satunya dikabarkan adalah pesaing lokalnya, yaitu Pegipegi.

Sengitnya persaingan di industri online travel agency nampaknya telah membuat beberapa perusahaan startup kehilangan nafas untuk bisa bertahan di ranah ini. Selain di Indonesia, hal itu juga terjadi di luar negeri. Beberapa startup OTA terpaksa harus rela perusahaannya diakusisi oleh perusahaan lain.

Akusisi yang dilakukan Traveloka dikabarkan sudah berlangsung pada awal tahun lalu. Sedangkan jumlah startup OTA yang diakuisisi adalah tiga startup. Dua di antaranya merupakan startup luar negeri. Sedangkan yang lainnya merupakan startup Indonesia.

Dirangkum Techinasia, kedua startup dari luar negeri yang diakuisisi oleh Traveloka adalah Travelbook dari Filipina dan MyTour dari Vietnam. Sedangkan startup dari Indonesia yang diakuisisi adalah Pegipegi.

Laba Turun, PegiPegi DiakuisisiLaba Turun, PegiPegi DiakuisisiFoto: arsitag

Untuk memuluskan akuisisinya, Traveloka dikabarkan mengucurkan dana sejumlah US$ 66,8 juta atau sekitar Rp 900 miliar.

Akusisi dilakukan Traveloka setelah ketiga perusahaan tersebut mengalami kerugian dan penurunan laba. MyTour dan Travelbook dikabarkan mengalami kerugian lebih dari US$ 2 juta pada periode 2016 lalu. Sedangkan Pegipegi mengalami penurunan laba hingga 94% pada periode 2015-2016.

Baik MyTour, Travelbook dan Pegipegi awalnya berada di bawah induk semang yang sama yakni Recruit Holdings. Namun rilis yang dikeluarkan pihak Recruit Holdings pada Januari lalu menyebutkan bahwa perusahaan tersebut telah menyerahkan kepemilikan MyTour, Travelbook dan Pegipegi kepada Jet Tech Ventures Pte Ltd.

Jet Tech sendiri adalah perusahaan ventura yang berlokasi di Singapura yang sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh Traveloka. Kendati demikian, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Traveloka mengenai akuisisi ini.

Baca Juga: Sukses Jadi Unicorn Asia, Traveloka Mengincar Tiket Konser dan Amusement Park

Foto: pegipegi

Khusus Pegipegi, startup ini berdiri pada 2012 lalu. Awalnya Pegipegi hanya menyediakan layanan penjualan voucher hotel. Namun, seiring maraknya penggunaan aplikasi dan transaksi online, startup ini juga menyediakan layanan penjualan tiket transportasi. Aplikasinya sendiri mulai diluncurkan pada 2015. Dua tahun setelahnya, perusahaan yang berbendera usaha PT Go Online Destinations tersebut mendapat pendanaan dari Recruit Holdings.

Beberapa penghargaan di bidang online travel agency telah beberapa kali diterima oleh Pegipegi. Di antaranya adalah Top 5 Netizen Choice (Indonesia Netizen Brand Choice Award 2018), Top Digital Public Relation (PR) Award 2018, dan Predikat Silver Champion (WOW Brand 2018).

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *