Krisis Covid-19, Air Asia Pertahankan Karyawan dengan Cara Ini

Maskapai penerbangan ramai-ramai menawarkan tarif diskon untuk menggairahkan pariwisata dan bisnis penerbangan. Foto: @taoyuanairport

TEMPO.CO, Jakarta – Saat maskapai penerbangan menghentikan layanan dan merumahkan karyawan, CEO Air Asia Group Tony Fernandes berjanji untuk menjaga semua staf maskapai di tengah krisis virus corona global.

Maskapai berbiaya rendah ini telah mendaratkan 96 persen armadanya dan memotong semua penerbangan domestik dan internasional ke Filipina.

Sebagaimana dinukil Business Traveller, Fernandes mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs web Air Asia, bahwa perusahaannya “tidak memiliki pemasukan” dan juga memiliki “komitmen keuangan yang berkelanjutan” kepada pemasok bahan bakar dan agen penyewaan.

Fernandes juga mengatakan, dia tidak akan menerima gaji selama periode wabah. Ia pun membuat kebijakan pemotongan terhadap karyawan antara 15-75 persen “tergantung senioritas”.

“Kami melakukan segala yang mungkin untuk mengurangi biaya selama ini, sehingga kami dapat kembali bertarung secepat mungkin dan terus menjadi maskapai berbiaya rendah terbaik di dunia,” tambah Fernandes.

Fernandes juga menyampaikan keprihatinan terhadap penumpang Air Asia, mengenai pengembalian uang untuk penerbangan.

“Saya tahu banyak dari Anda telah menyatakan frustrasi karena tidak menerima pengembalian uang untuk penerbangan Anda, tetapi saya mendorong Anda untuk menerima kredit sebagai alternatif yang baik,” ujar Fernandes. Ia mengatakan lebih dari 80 persen calon penumpang telah menerima tawaran kredit atau voucher untuk penrebangan pada lain waktu.

Menurut Air Asia, kredit ini berlaku selama 365 hari dan memungkinkan penumpang untuk mengubah tanggal penerbangan dalam waktu yang tidak terbatas. Maskapai ini menambahkan bahwa pihaknya menerima permintaan pengembalian uang berdasarkan kasus per kasus.

Namun karena jumlah permintaan yang sangat besar, mungkin diperlukan antara 12 hingga 16 minggu bagi Air Asia untuk menangani permintaan pengembalian uang.

Fernandes mengerahkan 1.800 karyawan dari divisi lain, untuk melayani komplain pelanggan. Sehingga mereka tertangani 24 jam dalam seminggu. 

  • Air Asia
  • COVID-19
  • virus corona
  •  

     

    Lihat Juga


    Terkait

  • Mahasiswa ITB Serahkan Bilik Swab Covid-19 ke RS Hasan Sadikin

    18 jam lalu

  • Epidemiolog: Masyarakat Mulai Tak Patuh PSBB pada Ramadan

    19 jam lalu

  • Tips Jaga Pernapasan, Jangan Lupa Kontrol Polusi Udara

    19 jam lalu

  • Awas, 6 Kebiasaan Makan dan Minum Ini Bisa Melemahkan Imunitas

    20 jam lalu

  • RekomendasiFoto

  • Cara Unik Restoran di Bangkok Menerapkan Social Distancing

    3 hari lalu

  • Suasana Disneyland Shanghai setelah Dibuka Kembali

    10 hari lalu

  • Corona Mereda, Pasar Chatuchak di Thailand Kembali Dibuka

    11 hari lalu

  • Hutan Alas Kedaton Tutup, Warga Beri Makan Ratusan Monyet

    19 hari lalu

  • Video

  • PSBB Dilonggarkan, Objek Wisata Yogyakarta Tetap Tutup

    5 hari lalu

  • Industri Pariwisata Italia Bersiap Bangkit dari Dampak COVID-19

    18 hari lalu

  • Layanan Baru Emirates, Penumpang Wajib Tes Darah Sebelum Terbang

    32 hari lalu

  • Destinasi Wisata Unik di Jepang, Desa Konoha Kampungnya Naruto

    9 Maret 2020


  • terpopuler

  • Selengkapnya

    Grafis

    Saat PSBB, Pergi Harus Punya Surat Izin Keluar Masuk DKI Jakarta

    Pemerintah daerah DKI Jakarta mengeluarkan peraturan bahwa warga harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk kota untuk pergi dan masuk ibu kota.



    Source

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *