5 Buku Keren untuk Survive di Industri 4

Sekarang kita memasuki era industri yang disebut industri 4.0. Duh, jangan-jangan kamu belum paham maksud istilah itu? Jangan-jangan, di kepala kamu terbit pertanyaan: Industri 1 sampai 3 apa, kok langsung 4.0?  

Era industri 1.0 atau yang pertama dimulai abad ke-18, ketika mesin tenun ditemukan. Lalu, beranjak ke penemuan mesin uap yang memungkinkan pekerjaan diselesaikan dengan mekanis.

Industri 2.0 dimulai awal abad ke-20 kala pekerjaan dilakukan dengan produksi massal dan pembagian kerja dalam lini produksi. Yang ketiga atau industri 3.0 dimulai tahun 1970-an kala elektronik dan teknologi informasi mulai digunakan untuk otomatisasi produk.  

Nah, industri 4.0 beranjak lebih dari sekadar otomatisasi dengan komputerisasi dan semacamnya. Produksi bergerak berdasar penguasaan Internet Of Things (IOT) yang memungkinkan sistem berbagi informasi, menganalisanya, dan memadukannya untuk menghasilkan produk maksimal.

Semua dilakukan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir seperti big data, kecerdasan buatan, robotik, augmented reality, hingga teknologi kognitif lain.

Setelah paham sedikit Industri 4.0 kamu perlu baca buku-buku yang mengulas itu. Tujuannya tentu agar kamu tak tergilas zaman. Buku-buku yang kami rekomendasikan berikut tak bicara mengawang-ngawang. Malah bicara praktis bagaimana kamu bisa survive di era industri baru ini.  

Berikut rekomendasi bukunya.

1. The Four: DNA Rahasia Amazon, Apple, Facebook, dan Google- Scott Galloway

Saat ini lanskap digital dikuasai empat pemain besar yang biasa disebut the four, yakni: Amazon, Apple, Facebook, dan Google.

Amazon menguasai pasar ritel; Apple jualan handphone pintar dan aplikasi; Facebook merajai media sosial serta jadi perusahaan media tanpa memproduksinya; sedang Google tak hanya jadi mesin pencari, tapi juga pengiklan paling efektif.

Pertanyaannya lalu, apa yang dilakukan empat besar penguasa jagat digital itu hingga jadi sebesar sekarang?

Dengan gaya ceplas-ceplos, Scott Galloway mendekonstruksi strategi-strategi Empat Besar yang tersembunyi. Ia menunjukkan bagaimana mereka memanipulasi kebutuhan-kebutuhan emosional dasar manusia yang telah ada sejak leluhur kita masih hidup di gua.

Bedanya, mereka melakukannya dengan kecepatan dan jangkauan yang tak tertandingi. Yang terpenting, di bukunya ini, Galloway mengungkap bagaimana kamu bisa mengambil pelajaran dari kesuksesan bisnis mereka untuk bisnis maupun karier.

Beli bukunya di sini >>

2. Wonderful Indonesia: Revolusi Tour & Travel Digital – Minghadi Suryajaya

Salah satu bentuk disrupsi adalah pergeseran pola orang bepergian atau traveling. Dulu, bila hendak berwisata orang mengunjungi biro perjalanan, memesan tiket pesawat dan hotel dibantu staf biro travel. Kini, semua bisa dilakukan mandiri, cukup bermodal handphone pintar dan paket data internet.

Kehadiran Traveloka dan Tiket.com mengubah wajah industri pariwisata kita. Akhirnya, travel agent konvensional maupun biro wisata di daerah kehilangan arah.

Buku ini mengingatkan kita soal disrupsi di industri pariwisata yang tak mungkin dihindari. Pariwisata Indonesia memiliki modal besar dengan anugerah keindahan alam yang luar biasa. Tinggal bagaimana memanfaatkannya di abad digital.

Internet tak seharusnya menggerus biro travel lokal, namun bagaimana agar usaha yang tergolong UMKM ini bisa bersaing dengan perusahaan aplikasi besar?

Beli bukunya di sini >>

3. Mastering Packaging for E-Commerce – Sri Julianti

Pernah belanja online tapi kecewa begitu barang datang karena rusak atau tak sesuai spesifikasi yang dijanjikan?

Tentu kamu kesal dan memutuskan takkan belanja lagi di online shop yang bikin kecewa itu. Jika semua orang kemudian punya pikiran sama kayak kamu, tinggal menunggu waktu online shop itu tutup.

Nah, buku ini ingin mengajarkan kamu yang tertarik menggeluti bisnis online untuk tak hanya memikirkan produk, namun juga kemasannya.

Buku ini membuka wawasan sekaligus menyadarkan pembacanya tentang pentingnya suatu kemasan agar tetap mengesankan dan berfungsi secara maksimal.

Cari tahu tip dan trik packaging yang keren buat online shop kamu di buku Mastering Packaging for E-Commerce ini.

Beli bukunya di sini >>

4. The Corporate Startup – Tendayi Viki, Dan Toma, Esther Gons

Perusahaan rintisan atau startup berbeda dengan perusahaan mapan yang telah berdiri puluhan tahun dengan sejarahnya yang panjang. Sebagai usaha rintisan, startup dimulai dari nol dan skala kecil. Kebanyakan malah bermula dari garasi atau kamar kos.

Namun, di abad digital ini, dunia dikuasai perusahaan startup yang valuasinya lebih besar dari perusahaan yang telah berdiri puluhan tahun. Itu terjadi karena startup mengembangkan ekosistem inovasi.

Apapun bentuk usahanya, mau startup atau bukan, perusahaan harus berinovasi atau mati. Tidak ada pilihan lain. Buku ini memberi panduan bagaimana perusahaan mapan juga bisa mengadopsi budaya inovasi ala startup.

Beli bukunya di sini >>

5. Marketing 4.0: Bergerak dari Tradisional ke Digital – Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, Iwan Setiawan

Seperti apa wajah jagat marketing di industri 4.0? Yang jelas, konsumen hari ini tak punya banyak waktu dan perhatian untuk setia pada satu brand.

Konsumen kini begitu mudah beralih dari satu layanan ke layanan lain semudah menggeser laman di handphone pintarnya. Kini, konsumen dihadapkan pada beragam pilihan yang jaraknya satu klik saja.

Maka, membaca buku ini penting buat kamu untuk mengerti jagat marketing mutakhir. Buku yang ditulis para maha guru marketing ini memberi panduan menghadapi perubahan pola konsumsi dari tradisional ke digital.

Di tengah keberlimpahan informasi dan pilihan brand, bagaimana menarik konsumen pada produk kita? Kuncinya, kata buku ini, raih perhatian mereka dan sampaikan pesan yang ingin mereka dengar.

Masih banyak insight lain di buku ini yang sangat berguna, selengkapnya baca di buku ini.

Beli bukunya di sini >>

Gimana, sudah lebih melek dengan industri 4.0? Untuk rekomendasi buku-buku lainnya bisa kamu temukan di Gramedia.com.



Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *