Direktur PT Para Bandung Propertindo Dilaporkan ke Polisi –

Bandung, TribunAsia.com – Direktur Keuangan PT Para Bandung Propertindo, Yaya Sukaryadi dilaporkan ke polisi oleh mantan staffnya yang tak lain sebagai Manager Branding dan Sponsorship Trans Studio Bandung atas dugaan tindak pidana penggelapan.

“Saya melaporkan Pak Yaya karena beliau menahan/tidak menyetujui insentif saya sebesar Rp 7 juta dari transaksi top up deposit tiket Traveloka di Trans Studio Bandung yang berhasil saya negokan sebesar Rp 2 Miliar. Menurut memo dinas yang berlaku sejak 2018 di Trans Studio Bandung seharusnya saya berhak atas Insentif/Komisi sebesar Rp 7 juta. Setelah Traveloka membayar Rp2 miliar ke rekening Trans Studio Bandung,” jelas Victor B, Senin (26/8/2019).

“Lalu staff admin saya, Deana Ayu membuat memo dinas per bulan Februari 2019 dimana sudah ditandatangani untuk pencairannya oleh atasan saya GM Trans Studio Bandung, Daniel Duijm Melghior Honore alias Daan Duijm. Tapi sampai saya di PHK sepihak per April 2019 hak ketenagakerjaaan saya tetap tidak dipenuhi,” demikian penjelasan Victor kepada TribunAsia.com di Jakarta.

Seperti diketahui, sebelumnya telah diberitakan dengan judul atau link berita terdahulu link berita terdahulu “Tak diterima di PHK Sepihak GM Trans Studio Bandung dilaporkan ke Kemnaker RI”.

Sementara itu Pengacara Victor, Amriadi Pasaribu SH mengatakan ” Kami sudah Somasi 2 kali ke Direktur Utama PT Para Propertindo, Dony Oskaria agar segerea menyelesaikan kasus PHK sepihak, ditahannya insentif dan dipotongnya gaji klien kami secara total sekitar Rp130 juta,” kata dia.

Namun lanjutnya, karena somasi kami tidak digubris terpaksa kami laporkan permasalahan ini ke Kementrian Tenaga Kerja RI dan Polda Metro Jaya desk Ketenagakerjaan atas tindak pidana dugaan penggelapan yang dilakukan Yaya Sukaryadi seperti diatur dalam Pasal 372 KUHP dengan ancaman Penjara paling lama 4 Tahun.

“Klien kami sudah di BAP dan saksi-saksi juga sudah dijadwalkan oleh penyidik untuk di BAP. Sebetulnya kami yakin tidak akan mungkin Pak Chairul Tanjung sebagai Chairman CT Corp mempertaruhkan reputasi bisnisnya karena ketidakprofesionalan anak buahnya di Trans Studio Bandung,” ungkapnya. (Dw)

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *