Analisis Kualitas Layanan TRAVELOKA

Logo Traveloka

Saat ini masyarakat di Indonesia sedang gemar untuk pergi liburan ke dalam negeri maupun keluar negeri. Traveloka muncul di saat yang tepat, dengan layanan awal yang hanya menyediakan tiket pesawat dan reservasi hotel, kini Traveloka sudah memiliki banyak layanan, diantaranya Tiket Kereta Api, Tiket Bus, Sewa Mobil, Tiket berbagai tempat wisata, isi ulang pulsa, PLN, BPJS Kesehatan, dan lain-lain.

Perusahaan yang didirikan oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang pada tahun 2012 ini semakin berkembang pesat dari tahun ke tahun. Dengan berkembangnya  Traveloka, maka sepatutnya kita bertanya, apakah Traveloka sudah memenuhi Standar Internasional Manajemen Pelayanan Teknologi Informasi atau biasa disebut dengan  Information Technology Infrastructure Library (ITIL) ?

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai Manajemen Pelayanan Teknologi Informasi dari perusahaan PT. Trinusa Travelindo atau biasa yang dikenal dengan Traveloka.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai Manajemen Pelayanan TI perusahaan Traveloka, saya akan membahas tentang komponen apa saja yang terdapat didalam proses utama yang harus diperhatikan secara sungguh-sungguh dalam memastikan terjadinya pelayanan berbasis teknologi informasi yang handal, yaitu :

Siklus_Layanan_ITIL_2

  1. Service Strategy

Mengisyaratkan bahwa setiap organisasi semacam perusahaan harus memiliki sebuah strategi pelayanan yang menjadi panduan bagi setiap aktivitas “services” yang terjadi dalam perimeter organisasi. Secara prinsip, strategi ini berisi bagaimana cara dan mekanisme yang dianut serta perlu dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan organisasi di dalam usahanya untuk memberikan layanan yang baik.

  1. Service Design

Memperlihatkan bagaimana organisasi merancang ekosistem (infrastruktur dan superstruktur)  teknologi informasi untuk memenuhi atau melayani para pemangku kepentingannya. Melalui desain ini, diharapkan tercipta suatu lingkungan kondusif bagi divisi teknologi informasi dalam memberikan layanan prima ke segenap individu, kelompok, dan unit/divisi pengguna pada organisasi.

  1. Service Transition

Menggambarkan bagaimana organisasi bertransformasi atau menjalankan perubahan menuju rancangan lingkungan pelayanan yang diinginkan. Tahapan transisi ini harus dikawal dengan sebaik-baiknya agar efektif dan tidak terjadi chaos.

  1. Service Operation

Mendeskripsikan secara detail dan jelas mengenai inti dari rangkaian proses manajemen, yaitu pengelolaan pelayanan itu sendiri pada tahap operasionalnya. Di sinilah para pelanggan internal maupun eksternal (pemangku kepentingan) akan mendapatkan langsung manfaat dari keberadaan teknologi informasi dan komunikasi.

  1. Continual Service Improvement

Mengingatkan perlunya dilakukan perbaikan berkesinambungan terus menerus dari masa ke masa. Hal ini tidak saja berarti bahwa organisasi yang bersangkutan senantiasa belajar dan selalu berkembang dari masa ke masa, namun mengandung makna bahwa organisasi selalu siap menghadapi berbagai perubahan karena dinamika global.

Dengan mengetahui komponen-komponen yang ada, sekarang kita bisa mengetahui apakah Traveloka dapat dikatakan telah menganut Information Technology Infrastructure Library (ITIL), berikut penjelasannya :

Komponen yang pertama yaitu Service Strategy , perusahaan sebesar PT. Trinusa Travelindo pastinya memiliki strategi bisnis yang sudah matang. Seperti yang tercantum didalam visi dan misi Traveloka yaitu, “Menjadi salah satu perusahaan Biro Perjalanan Wisata (Agen Perjalanan) terbaik di Indonesia”.

Lalu komponen yang kedua ada Service Design. Traveloka tidak hanya memiliki website resmi, tetapi juga memiliki aplikasi yang terdapat di smartphone. Dan bisa dilihat dari tampilan aplikasinya yang sangat menarik dengan dibuktikan bahwa ada lebih dari 10 juta orang yang telah mengunduh aplikasi Traveloka.

Selanjutnya ada komponen ketiga yaitu Service Transition, pada tahap ini Traveloka selalu memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi. Oleh karena itu pada tahun 2013 Traveloka telah berhasil menyandang status Situs Pencarian Tiket Pesawat No.1 di Indonesia menurut comScore. 

Komponen yang keempat yaitu Service Operation, selama ini belum ada kasus yang signifikan terhadap permasalahan website dari Traveloka ataupun dari Aplikasinya. Proses-proses refund atau sebagainya dapat ditangani dengan baik oleh pihak Traveloka.

Dan komponen yang terakhir yaitu Continual Service Improvement, sesuai dengan misi Traveloka yaitu mentransformasi industri travel Indonesia memalui teknologi. Tarveloka bertumbuh, belajar dari kesalahan, dan terus menyempurnakan layanan yang aman dan terpercaya.

Setelah melihat penjelasan saya barusan, dapat dikatakan bahwa Traveloka bisa dikatakan sudah bisa memenuhi kriteria Standar Internasional ITIL atau Information Technology Infrastructure Library.

https://blog.traveloka.com/berita/traveloka-com-situs-pencarian-tiket-pesawat-no-1-di-indonesia/?amp=1

http://smartprosolusi.com/news/mengenal-information-technology-infrastructure-library-itil-v3-secara-umum.html

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *