4 Fakta di Balik ‘Perceraian’ AirAsia dengan Traveloka


4 Fakta di Balik 'Perceraian' AirAsia dengan Traveloka

Airbus A330-900neo AirAsia X. ©2018 Merdeka.com

UANG | 6 Maret 2019 08:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com – AirAsia resmi menutup penjualan tiketnya di platform Traveloka. Penyebabnya adalah hilangnya penerbangan AirAsia di Traveloka dalam dua minggu terakhir.

Pihak AirAsia mengaku kecewa dan menyebut ada itikad tidak baik dari Traveloka. Permintaan klarifikasi pun tidak diindahkan oleh Traveloka.

Selain itu, AirAsia pun sudah mengamati gerak-gerik Traveloka dalam merekomendasikan penerbangan maskapai lain ketika pelanggan bertanya mengenai AirAsia.

“Traveloka tidak bertindak dengan itikad baik. Mereka menolak memberi penjelasan resmi meski kami berulang kali berupaya mencari klarifikasi,” ucap Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan.

Selengkapnya, berikut Liputan6.com kumpulkan 4 fakta perceraian antara AirAsia dan Traveloka.

Reporter: Tommy Kurnia

1 dari 4 halaman

Tutup Penjualan Tiket Penerbangan 6 Negara di Traveloka

tiket penerbangan 6 negara di traveloka rev2Pesawat AirAsia. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Buntut dari kekecewaan AirAsia adalah suspensi penjualan tiket di enam negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, India, dan Jepang.

Meski begitu, pihak AirAsia tetap optimistis bahwa suspensi penjualan di Traveloka tidak akan memberi dampak pada penjualan tiket. “Hari ini kita resmi suspend seluruh Traveloka di 6 negara. Kami tetap optimis terhadap penjualan,” jelas Dendy.

2 dari 4 halaman

Dampak Tak Akan Besar

akan besar rev2AirAsia terima A320neo. Istimewa©2016 Merdeka.com

Dendy percaya suspensi tak akan memberi dampak, karena pihak pelanggan sudah paham seluk-belum pemesanan tiket. Para pembeli juga diajak memesan langsung lewat situs resmi AirAsia.

“Apakah impact-nya bakal besar? Tidak, karena kita penjualan tiket itu bergantung pada website,” ujar Dandy.

3 dari 4 halaman

Traveloka Minta Dialog

dialog rev2Traveloka. © Traveloka

Meski ada penutupan ini, Traveloka terus berharap agar pelanggan dapat kembali menikmati pilihan maskapai yang selama ini tersedia. Hal ini sebagai komitmen Traveloka dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan.

“Pada saat yang bersamaan, kami telah meminta waktu untuk berdialog dengan AirAsia sejak akhir pekan ini agar mendapatkan solusi terbaik untuk kedua belah pihak,” jelas PR Director Traveloka Sufintri Rahayu.

4 dari 4 halaman

Berlaku Permanen

rev2Logo AirAsia. ©2014 merdeka.com/istimewa

Seperti diberitakan sebelumnya, kebijakan penarikan seluruh penjualan tiket AirAsia ini berlaku permanen. Padahal, selama ini hubungan kedua pihak terbilang baik.

“Kami suspend penjualan seluruh tiket kami dari Traveloka karena kekecewaan terhadap Traveloka. Selama ini hubungan kita baik-baik, tapi dengan insiden ini maka mencederai hubungan kami,” ujar Dendy.

Dendy pun mengingatkan pentingnya kompetisi yang adil. Sebab, kondisi sebaliknya hanya merugikan konsumen.

“Kompetisi seharusnya bebas dan adil sehingga konsumen dapat diuntungkan dengan adanya penawaran yang lebih baik. Jangan sampai monopoli membunuh kompetisi dan membuat para traveler menjadi dirugikan.” (mdk/bim)

Baca juga:
Alasan di Balik AirAsia Setop Jual Tiket Pesawat di Traveloka
AirAsia Tak Lagi Jual Tiket Pesawat di Traveloka
AirAsia Siap Akuisisi Citilink
Traveloka Sayangkan Penutupan Penjualan Tiket AirAsia
AirAsia Resmi Tutup Penjualan Tiket di Traveloka
AirAsia Rugi Rp 998 Miliar

TOPIK TERKAIT



Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *