Tiket.com Jelaskan Alasan Lambat Merespons Permintaan Refund Konsumen Selama Krisis

Liputan6.com, Jakarta – Pandemi corona COVID-19 mengubah nyaris semua rencana perjalanan. Banyak traveler yang akhirnya menjadwal ulang perjalanannya, tetapi tidak sedikit pula yang membatalkan sama sekali dan berdampak pada permintaan refund yang meningkat. Efeknya, agen-agen perjalanan dihujani permintaan refund dari para konsumennya, termasuk tiket.com.

Online travel agent itu belakangan jadi sorotan. Sejumlah konsumen mengeluhkan lambatnya penanganan atas pengaduan atau permintaan untuk pengembalian dana. Namun, tiket.com meminta seluruh pelanggan yang telah membeli dan memiliki tiket pesawat atau booking hotel agar tidak khawatir.

“Tiket.com akan membantu semua pengajuan pengembalian dana. Namun perlu dipahami bersama, bahwa selama masa pandemi COVID-19, permintaan bantuan yang masuk ke Customer Care tiket.com mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Hal ini menyebabkan Customer Care tiket.com memerlukan waktu lebih untuk merespons permintaan bantuan,” demikian pernyataan tertulis yang diterima Liputan6.com, Senin, 6 April 2020.

Tiket.com berharap para pelanggan untuk lebih bersabar dalam menunggu respons dari tim Customer Care tiket.com. Pelanggan dapat menghubungi layanan konsumen melalui tiga saluran, yakni Whatsapp chat, email, dan telepon.

“Namun, di tengah tingginya permintaan bantuan yang masuk, tiket.com menyarankan untuk menghubungi Customer Care melalui platform email dan Whatsapp chat sebagai pilihan utama,” sambung rilis tersebut.

Pelanggan diminta untuk menginformasikan Order ID dan detail perubahan yang diinginkan agar setiap permintaan bantuan yang masuk tercatat di sistem tiket.com dan akan segera ditindaklanjuti. Setelah mengajukan permintaan bantuan, pelanggan juga diimbau untuk tidak mengulang permintaan bantuan berkali-kali untuk nomor Order ID yang sama.

“Hal ini untuk menghindari lebih panjangnya antrian permintaan bantuan di Customer Care tiket.com dan penanganan bantuan yang  lebih lama karena verifikasi yang harus berulang,” sambung pernyataan tersebut.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *