apa maksud kelas class pada saat booking tiket pesawat

Beberapa pesawat menawarkan 3 jenis kelas:

1. First Class

2. Businness Class

3. Economy Class (kelas turis)

Yang membedakan dari masing kelas adalah jatah bagasi dan jenis service yang ditawarkan baik di darat maupun di pesawat (food&bevarege, ukuran kursi yang, jenis hiburan, pajak dan beberapa fasilitas yang berbeda).

Servis pada First Class dan Business Class sudah dimulai pada saat sebelum mereka masuk ke pesawat. Kelas ini biasanya memiliki jalur khusus pada saat check in sehingga penumpang tidak harus lama mengantri atau bahkan menawarkan lounge khusus beserta welcome drink dan snack untuk kenyamanan pada saat menanti pesawat .

Servis di dalam pesawat pun dibedakan (biasanya pramugari/pramugaranya juga lebih ramah daripada di Economy Class :-P). Mulai dari jatah bagasi yang lebih banyak, makanan dan minuman yang lebih berkelas (dan biasanya- all you can eat :-D), kursi yang lebih luas dan monitor yang lebih besar.

Pada beberapa Airline mereka bahkan menyedia kabin tertutup untuk 2 orang atau tempat tidur untuk First Class (Singapore Airline-Airbus A380 dan Emirats Airline-Airbus 340-500). Untuk tempat dudukpun menurut peraturan minimal 2 kali lebih besar dari Business Class. Pengaruhnya tentu saja harga tiket untuk First Class dan Business Class akan lebih mahal daripada Economic Class.

Tapi satu kesamaan dari 3 jenis kelas ini:

Tidak ada perbedaan pada lama jam terbang 🙂

Hanya saja First Class dan Business Class diutamakan untuk meninggalkan pesawat terlebih dahulu, sementara Economic Class harus menunggu sampai penumpang kelas tersebut keluar.

(Yang saya harus tanyakan…pada saat gawat darurat, apakah penumpang Economy Class juga menjadi urutan terakhir untuk diselamatkan? :-P)

Pada saat memesan tiket biasanya penumpang harus sudah menentukan jenis kelas yang mereka inginkan. Sedangkan nomor kursi akan ditentukan pada saat chek-in.

Semoga bisa membantu.

Untuk Code yang dimaksud di atas adalah: Kode Pemesanan Tiket

Pemakaian kode ini bergantung pada kebijakan masing-masing maskapai penerbangan. Kode-kode ini bisa di lihat di http://de.wikipedia.org/wiki/Buchungsklasse

Beberapa maskapai penerbangan menerapkan harga yang berbeda untuk tempat duduk walaupun masih dalam kelas yang sama. (Contoh: Lufthansa Kode L 50 Euro, Kode M 120Euro).

Kode ini juga digunakan untuk penilaian dalam beberapa program penerbangan, seperti Miles&More. (Contoh: pada Kode Y, jarak penerbangan akan dikali 1,5 untuk poin, sedangkan pada Kode W, jarak hanya akan dihitung setengahnya.)

Selain itu Kode ini juga dikaitkan dengan beberapa ketentuan dari “Yield management”, semacam peraturan perbedaan harga yang didasarkan atas perkiraan penjualan tiket, musim liburan, kapasitas penumpang, pemakaian bahan bakar, dll.

Tambah lagi Kode ini berkaitan dengan ketentuan sebuah maskapai penerbangan tentang pemesanan/ pembatalan tiket, batas pemesanan terawal, sampai jatah maksimal bagasi (yang kadang lebih banyak, daripada peraturan biasa), dsb. Sayangnya ketentuan yang berkaitan dengan Kode tersebut enggan atau bahkan tidak mau mereka buka untuk publik.

Yang jelas, semakin mahal tiket seharus akan semakin flexible dengan ketentuan-ketentuan di atas.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *